HATI-HATI PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN JAYAPOKER

penipuan jayapoker

jayapoker.com – Dengan semakin ramainya pengunjung situs poker terpercaya Jayapoker. Kini semakin banyak pula pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan nama, logo, gambar, keyword, social media, whatsapp bahkan web yang menggunakan brand dari Jayapoker. Oleh sebab itu kami segenap admin jayapoker menghimbau kepada seluruh member setia Jayapoker untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan pihak Jayapoker. Sekali lagi harap selalu waspada  terhadap segala macam bentuk dan modus penipuan yang mengatasnamakan Jayapoker. Karena pihak Jayapoker tidak bisa melakukan deposit melalui aplikasi Whatsapp. Mohon lakukan transaksi hanya di situs resmi kami www.jayapoker.com. Maka dari itu kami tidak akan pernah bosan untuk selalu menghimbau dan mengingatkan anda. Agar menjaga keamanan userID dan kata sandi akun anda dan selalu cek url address dari situs yang anda kunjungi, serta cek juga social media yang anda kunjungi karena keamanan akun member menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing. Selain itu, selalu pastikan bahwa anda mengunjungi situs resmi Official Jayapoker yang asli agar terhindar dari praktik penipuan yang mengatasnamakan Jayapoker.

Kunjungi situs official resmi kami pada link-link berikut :

KeteranganLink
Situs Utamawww.jayapoker.com
Alamat Alternatif Situs Utamahttp://103.10.200.41/
Blog OfficialBlog Jayapoker
Alamat Alternatif Blog OfficialAlamat Alternatif
Blog PromoPromojayapoker.com
Alamat Alternatif Blog Promohttp://178.128.83.48/
Facebook GroupJayapoker
Facebook PageJayapoker Indonesia
TwitterJAYAPOKER
Instagramjayapoker_official
YoutubeJayapoker Official

PENIPUAN MENGATASNAMAKAN JAYAPOKER

Penipuan online merupakan penggunaan layanan internet baik itu menggunakan social media, website atau software seperti aplikasi whatsapp dengan menggunakan akses internet untuk menipu atau mengambil keuntungan dari korban yang bersangkutan.

Penipuan online bisa terjadi di ruang chat whatsapp, media sosial, email, maupun website. Hati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan Jayapoker karena akhir-akhir ini ada penipuan yang mengatasnamakan jayapoker yang mengambil keuntungan korban melalui aplikasi whatsapp.

Berikut Screenshoot chat player dan penipu yang di kirimkan melalui live chat situs Jayapoker.

penipu jayapoker.png
Nomer penipu yang mengatasnamakan Jayapoker
penipuan jayapoker
Chat Player dengan penipu
penipuan jayapoker
Rekening penipu yang mengatasnamakan Jayapoker
Chat Player dengan penipu
jayapoker penipu
Konten Penipu yang mengatasnamakan jayapoker

LAPORKAN!


Jika ada akun yang mencurigakan dari pihak tidak bertanggung jawab mohon informasikan melalui LIVE CHAT / MEMO / WHATSAPP official Jayapoker.

JENIS-JENIS PENIPUAN ONLINE

Penipuan online adalah perilaku kejahatan dengan memanfaatkan media internet yang bertujuan untuk menipu target. Dikarenakan pengguna internet semakin banyak namun masih memiliki kesadaran yang rendah terhadap keamanan akun.

Sementara berdasarkan studi dari Better Business Bureau, prosentase orang yang terlibat dan kehilangan uang dengan penipu adalah sebanyak 23 persen, terlibat namun tak kehilangan uang sebanyak 30 persen, serta separuh dari semua partisipan tak mengidentifikasi adanya penipuan dengan segera.

Jadi, berdasarkan demografi tersebut, bahkan penipuan adalah lahan yang menjanjikan karena kurangnya pemahaman konsumen.

Nah, berikut adalah deretan jenis penipuan online yang mungkin bisa menimpa Anda. Melansir Business Insider, berikut ulasannya dan lebih hati-hati ya!

Phising

Phising adalah istilah penipuan yang menjebak korban agar percaya bahwa informasi yang diberikannya jatuh ke orang yang tepat. Biasanya, phising menduplikat website, social media, aplikasi bank atau provider, sehingga terlihat serupa dengan website aslinya. Lalu ketika anda memasukkan informasi rahasia di website palsu / media palsu tersebut, uang Anda langsung dikuras.

Tindak penipuan phising ini yang disebut paling sering dilaporkan, apalagi jika target dari website yang korban merupakan brand yang sudah terkenal.

Penipuan Berkedok Hadiah

Mungkin tak terhitung jumlahnya kita mendapatkan SMS, telepon, atau chat yang memberitahu bahwa kita mendapatkan hadiah. Mungkin kita tak pernah menghiraukannya. Namun tingkat engagement dari proses penipuan ini cukup tinggi, yang menandakan banyak yang tergiur.

Dilaporkan, terdapat 59 persen orang yang terlibat penipuan tersebut, dan ada 15 persen partisipan yang sampai kehilangan uang.

Model penipuan ini adalah, Anda harus membayar sejumlah uang terlebih dahulu untuk mengklaim hadiah.

Teknisi Palsu

Ini adalah jenis penipuan yang juga sering berhasil menguras uang pengguna. Biasanya, penipuan ini berupa seseorang yang mengaku dari perusahaan tertentu yang berpura-pura memberi layanan, yang secara tak disadari korban membuat korban menyerahkan informasi pribadi atau bahkan sampai menyetor dana.

Biasanya ini terjadi di aplikasi dompet digital atau aplikasi yang memiliki e-wallet. Anda akan dihubungi lewat telepon, lalu mereka akan menanyakan kode OTP (one time password) yang harusnya tidak pernah boleh dibagi dengan siapapun, bahkan dengan karyawan perusahaan aplikasi tersebut.

Oleh karena itu jangan sekali-kali melakukakan transaksi selain di situs resmi nya.

Bahkan di Amerika Serikat, penipuan ini cukup tinggi korbannya. Mencapai 32 persen dari partisipan pernah jadi korban.

Penipuan Loker

Di jenis penipuan ini, penipu berpura-pura menjadi penyedia pekerjaan atau lowongan pekerjaan. Dari sini, korban ditipu dengan ditawari sebuah pekerjaan. Dari sana, mereka menjebak korban untuk mengirim uang untuk training atau biaya peralatan.

Ini adalah tipe penipuan paling mudah menjerat korban yang memang membutuhkan pekerjaan. Tercatat, di AS ada 81 persen partisipan terjebak, dan 25 persennya sampai mengirim uang.

Penipuan Jual Beli Online

Penipuan jual beli online adalah salah satu yang paling sering terjadi, bahkan setiap saat bisa terjadi. Penipuan semacam ini berkembang biak karena banyaknya e-commerce yang secara langsung menghubungkan penjual dan pembeli.

Paling banyak, penipu menjual barang, barang terjual, namun tak pernah terkirim. Atau seringkali konsumen penipu yang meminta pengembalian bayaran secara lebih karena barang seakan-akan rusak.

Tercatat, penipuan jenis inilah yang paling membuat korban percaya. Buktinya, 47 persen partisipan pernah tertipu jual beli online. 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>